logo

Perjalanan menatap pesona wisata pantai sawarna

Pengalaman menikmati ke Indahan Sawarna

Hari pertama kita menuju pemondokan yang berjarak hanya kurang lebih 500 meter saja dari Karang Purba Tanjung Layar yang selama ini menjadi ikon wisata Sawarna.

Namanya pemondokannya adalah Malibo inn,telaknya dia agak lebih tinggi dikakibukit kecil saja,menuju kesanapun kita akan dibawa berbelok belok jalannya dengan menaiki ojeg yang sekaligus bakal kita pakai esok hari saat mengekplorasi sawarna dengan spot menarik lainnya. Yah tempat ini lumayan strategis, owner nya bernama Bang Jetri nama yang tidak begitu familiar untuk telinga orang sunda,tapi apalah arti sebuah nama. Berdiri diatas lahan dikemiringan 60 drajat kita akan menikmati keindahan sunset dari kejauhan, saat sang fajar tenggelam, saat siang berganti malam dihantar kawanan burung dan riuhan simphony alam berdebur ombak laut selatan.

Gemerisik gesekan daun mengantar kita menuju sang khalik untuk bersegera mendirikan sholat maghrib. Dua orang ibu muda sibuk menyiapkan makan malam dengan menu ikan bakar yang segar hasil tangkapan para nelayan didaerah ini, tak ada yang beda dengan makanan didaerah carita, anyer dsk, namun patut diacungi jempol bahwa nasi yang kita makan asli dari lingkungan sawah sekitar pemondokan karena didepan bangunan tempat kita menginap terhampar memanjang petak petak sawah tadah hujan, apabila sedang kebetulan musimnya didepan kita saat menikmati sore kita akan disuguhi hamparan tanaman padi oh,,amboi indahnya.

Besok pagi sekira pukul 06,00 wib kita sudah melakukan sarapan pagi dan bersiap untuk melakukan ekspedisi rada rada ektrim karena kita akan dibawa sang pengendara roda dua yang juga sekaligus sebagai pemandu dan ojek sewaan menuju tiga spot yang akan mepnuh dengan ketakjuban. siapkan air minim secukupnya dan beberapa barang yang ringan saja,mungkin bisa pakai celana pendek gitu tidak apa apa atau dengan sendal gunung mungkin akan lebih tepat.

Spot pertama kita akan terperangah ketika Karang yang hanya terlihat kecil dipelupuk mata memanjang terhantam deburan ombak laut selatan yang hanya berjarak beberapa puluh meter saja,jika pehobi foto mainkan camera dan lensa anda,banyak objek menarik disini.

Dari sini kita akan dibawa berpetualang kembali menuju spot lain yaitu Karang Taraje, kenapa daerah disebut karang taraje? Taraje dalam bahasa sunda berarti tangga, apakah karang purbanya menyerupai tangga, ternyata tidak, dugaanku meleset ternyata memang benar ada tangga yang dipasang disana, sebuah tangga berdiri yang hanya terbuat dari kayu seadanya menjembatani kita menuju atas karang. Ini adalah karang purba ke dua yang kita kunjungi.saya tidak bisa menjelaskan bagaimana anda akan takjub melihat ciptaan Tuhan ini,tumpukan batu besar berserak tapi rapi seolah tersusun sangat decoratif, lukisan alam pada dinding batu cadas yang amat keras mejadi pemandangan panjang saat menuju karang taraje, siapkan memory kosong di hp anda,karena sayang jika moment indah ini terkendala dan tidak terekam dalam camera hanya karena urusan kepenuhan memory.

Dari arah karang tempat kita berdiri terlihat beberapa pondokan sederhana berderet seolah menyempurnakan lukisan alam yang indah ini.hanyalah kita yang bisa menyimpulkan kapan lukisan besar ini akan dibuat sebatas mata kita mau memandang arah mana bidikan mata kita memandang, lalu simpulkan q,,inilah lukisan alam kita...oh Sawarna memang indang dan membaca penuturan perjalanan wisata kisunda memang tidak bohong,,

  • Jangan sia siakan waktu kita sedang berada di spot menarik ini untuk menyaksikan pertunmukan besar saat ombak laut menhantam karang purba dihadapan kita lalu buih dan airnya akan turun tepat beberapa meter saja dibelakang punggung kita,,go,,go,,go,,segera klick dengan camera sendiri atau kita pinjam jasa gratisan temen atau abang ojeg yang ikut menemani kita
  • Disini kita bisa jajan jajan kecil saja sekedar minum kopi,teh hangat atau sekedar moca sambil menikmati pemandangan sekitar dan tetap sang ombak yang menjadi primadona di spot ini,,tetap mencuri pandangan dan camera kita
  • Setelah ini kita akan dibawa kembali bepetualang menuju goa lalay dan slanjutnya menuju destinasi lain yang menjari andalan Sawarna dengan seabrek keindahan alamnya yang sangat memukau...kita kan ketemu disana,,inilah Excitingnya Banten,,,salam pesona Indonesia
pantai karang taraje
pantai tanjung layar
pantai karang taraje
pantai karang taraje
jembatan gantung sawarna
Summary
Perjalanan menatap pesona wisata pantai sawarna
Article Name
Perjalanan menatap pesona wisata pantai sawarna
Description
Gemerisik gesekan daun mengantar kita menuju sang khalik untuk bersegera mendirikan sholat maghrib. Dua orang ibu muda sibuk menyiapkan makan malam dengan menu ikan bakar yang segar hasil tangkapan para nelayan didaerah ini, tak ada yang beda dengan makanan didaerah carita, anyer dsk.
Author
Publisher Name
Desa Banyu Biru Banten
Share Sosial Media
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

*